KUE PERNIKAHAN ISLAMI

Kur Pernikahan Islami

Bahan :

1 lelaki sehat,

1 perempuan sehat,

100% komitmen,

2 pasang restu orang tua,

1 botol kasih sayang murni.

Bumbu :

1 potong besar humor,

25 gr rekreasi,

1 bungkus doa,

2 sdt saling menelepon,

5 kali ibadah/hari(Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang).

Cara Memasak :

1. Laki-laki dan perempuan dicuci bersih, buang semua masa lalunyasehingga tersisa niat yang murni.

2. Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen dan restu orangtua secara merata.

3. Masukkan niat yang murni kedalam loyang dan panggang dengan apimerata sekitar 30 menit di depan penghulu.

4. Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan bumbunya.

5. Kue siap dinikmati.

Tips memasak :

1. Pilih lelaki dan perempuan yang benar-benar matang dan seimbang.

2. Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karenadapat mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserbabernama TEMPAT IBADAH, walaupun agak jual mahal tapi mutunyaterjamin.)

3. Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY karenawalaupun modelnya bagus dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusakkesehatan.

4. Gunakan Kasih sayang cap “DAKWAH” yang telah mendapatkanpenghargaan ISO dari Departemen Kesehatan dan Kerohanian.

Catatan :

Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup dan paling enakdinikmati dalam keadaan hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkanlagi humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta beberapapotong doa kemudian dihangatkan lagi di oven bermerek “Tempat Ibadah”.Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan bila berjauhan.Selamat mencoba, dijamin semuanya halal kok!

Hati Yang Sempurna

Pada suatu hari, seorang pemuda berdiri di tengah kota dan menyatakanbahwa dialah pemilik hati yang terindah di kota itu. Banyak orang kemudianberkumpul dan mereka semua mengagumi hati pemuda itu, karena memangbenar-benar sempurna. Tidak ada satu cacat atau goresan sedikitpun dihati pemuda itu. Pemuda itu sangat bangga dan mulai menyombongkanhatinya yang indah.

Tiba-tiba, seorang lelaki tua menyeruak dari kerumunan, tampil ke depandan berkata “Mengapa hatimu masih belum seindah hatiku ?”.

Kerumunan orang-orang dan pemuda itu melihat pada hati pak tua itu. Hatipak tua itu berdegup dengan kuatnya, namun penuh dengan bekas luka,dimana ada bekas potongan hati yang diambil dan ada potongan yang lainditempatkan di situ; namun tidak benar-benar pas dan ada sisi-sisipotongan yang tidak rata. Bahkan, ada bagian-bagian yang berlubangkarena dicungkil dan tidak ditutup kembali. Orang-orang itu tercengangdan berpikir, bagaimana mungkin pak tua itu mengatakan bahwa hatinyalebih indah ?

Pemuda itu melihat kepada pak tua itu, memperhatikan hati yangdimilikinya dan tertawa “Anda pasti bercanda, pak tua”, katanya.”Bandingkan hatimu dengan hatiku, hatiku sangatlah sempurna sedangkanhatimu tak lebih dari kumpulan bekas luka dan cabikan”.

“Ya”, kata pak tua itu,” Hatimu kelihatan sangat sempurna meski demikianaku tak akan menukar hatiku dengan hatimu. Lihatlah, setiap bekas luka iniadalah tanda dari orang-orang yang kepadanya kuberikan kasihku, akumenyobek sebagian dari hatiku untuk kuberikan kepada mereka, dan seringkali mereka juga memberikan sesobek hati mereka untuk menutupkembali sobekan yang kuberikan.

Namun karena setiap sobekan itu tidaklah sama, ada bagian-bagian yangkasar, yang sangat aku hargai, karena itu mengingatkanku akan cinta kasihyang telah bersama-sama kami bagikan. Adakalanya, aku memberikanpotongan hatiku begitu saja dan orang yang kuberi itu tidak membalas dengan memberikan potongan hatinya. Hal itulah yang meninggalkanlubang-lubang sobekan memberikan cinta kasih adalah suatu kesempatan.Meskipun bekas cabikan itu menyakitkan, mereka tetap terbuka, hal itumengingatkanku akan cinta kasihku pada orang-orang itu, dan akuberharap, suatu ketika nanti mereka akan kembali dan mengisi lubanglubangitu. Sekarang, tahukah engkau keindahan hati yang sesungguhnyaitu?”

Pemuda itu berdiri membisu dan airmata mulai mengalir di pipinya. Diaberjalan ke arah pak tua itu, menggapai hatinya yang begitu muda danindah, lalu merobeknya sepotong. Pemuda itu memberikan robekan hatinyakepada pak tua dengan tangan-tangan yang gemetar. Pak tua itu menerimapemberian itu, menaruhnya di hatinya dan kemudian mengambil sesobekdari hatinya yang sudah amat tua dan penuh luka, kemudianmenempatkannya untuk menutup luka di hati pemuda itu. Sobekan itu pas,tetapi tidak sempurna, karena ada sisi-sisi yang tidak sama rata.Pemuda itu melihat ke dalam hatinya, yang tidak lagi sempurna tetapi kinilebih indah dari sebelumnya, karena cinta kasih dari pak tua itu telahmengalir ke dalamnya. Mereka berdua kemudian berpelukan dan berjalanberiringan.

source :tambahkancintakurangibenci

 

APAKAH CINTA ITU ?

Apakah Cinta Itu ?

Mereka yang tidak menyukainya menyebutnya tanggung jawab,

Mereka yang bermain dengannya, menyebutnya sebuah permainan,

Mereka yang tidak memilikinya, menyebutnya sebuah impian,

Mereka yang mencintai, menyebutnya takdir.

Kadang Tuhan yang mengetahui yang terbaik, akan memberi kesusahanuntuk menguji kita. Kadang Ia pun melukai hati, supaya hikmat-Nya bisatertanam dalam.

Jika kita kehilangan cinta, maka pasti ada alasan di baliknya. Alasan yangkadang sulit untuk dimengerti, namun kita tetap harus percaya bahwaketika Ia mengambil sesuatu, Ia telah siap memberi yang lebih baik.

Mengapa menunggu?

Karena walaupun kita ingin mengambil keputusan, kita tidak ingin tergesagesa.

Karena walaupun kita ingin cepat-cepat, kita tidak ingin sembrono.

Karena walaupun kita ingin segera menemukan orang yang kita cintai, kitatidak ingin kehilangan jati diri kita dalam proses pencarian itu.

Jika ingin berlari, belajarlah berjalan duhulu,

Jika ingin berenang, belajarlah mengapung dahulu,

Jika ingin dicintai, belajarlah mencintai dahulu.

Pada akhirnya, lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, ketimbangmemilih apa yang ada.

Tetap lebih baik menunggu orang yang kita cintai, ketimbang memuaskandiri dengan apa yang ada.

Tetap lebih baik menunggu orang yang tepat, Karena hidup ini terlampausingkat untuk dilewatkan bersama pilihan yang salah, karena menunggumempunyai tujuan yang mulia dan misterius.

Perlu kau ketahui bahwa Bunga tidak mekar dalam waktu semalam,Kota Roma tidak dibangun dalam sehari,

Kehidupan dirajut dalam rahim selama sembilan bulan,Cinta yang agung terus bertumbuh selama kehidupan.

Kebanyakan hal yang indah dalam hidup memerlukan waktu yang lama, Danpenantian kita tidaklah sia-sia.

Walaupun menunggu membutuhkan banyak hal – iman, keberanian, danpengharapan – penantian menjanjikan satu hal yang tidak dapat seorangpunbayangkan.

Pada akhirnya…

Tuhan dalam segala hikmat-Nya, meminta kita menunggu,karena alasan yang penting.

source: ebooktambahkancintadankurangibenci

CINTA DAN WAKTU

CINTA DAN WAKTU

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-bendaabstrak : ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya.Mereka hidup berdampingan dengan baik.

Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air lauttiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulaucepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungankarena ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri ditepi pantai dan mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air makinnaik membasahi kaki Cinta.

Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.”Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta.”Aduh! Maaf, Cinta!” kata Kekayaan.“Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamuserta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu diperahuku ini”.

Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali,namun dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.“Kegembiraan! Tolong aku!”, teriak Cinta.Namun kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehinggaia tak mendengar teriakan Cinta.

Air makin tinggi membasahi Cinta sampai ke pinggang dan Cinta semakinpanik. Tak lama lewatlah Kecantikan.“Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!”, teriak Cinta“Wah, Cinta, kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu ikut. Nantikamu mengotori perahuku yang indah ini”, sahut Kecantikan.

Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itulewatlah Kesedihan.”Oh, Kesedihan. Bawalah aku bersamamu”, kata Cinta.

”Maaf Cinta. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja…” kataKesedihan sambil terus mengayuh perahunya.

Cinta putus asa. Ia merasakan air semakin naik dan akanmenenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara.”Cinta! Mari cepat naik ke perahuku!”Cinta menoleh ke arah suara itu dan melihat seorang tua denganperahunya. Cepat-cepat Cinta naik ke perahu itu, tepat sebelum airmenenggelamkannya.

Di pulau terdekat, orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi.Pada saat itu barulah Cinta sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahuisiapa orang tua yang menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakannyakepada seorang penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.”Oh, orang tua tadi? Dia adalah Waktu” kata orang itu.”Tapi mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan temantemanyang mengenalku pun enggan menolongku” tanya Cinta heran.”Sebab” kata orang itu”Hanya Waktulah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari Cinta itu…”

source: ebooktambahkancintadankurangibenci