SUMBER HUKUM ISLAM

Sumber Hukum Islam

Al-Qur`an

Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk disampaikan kepada seluruh umat manusia hingga akhir zaman (Saba’ QS 34:28). Sebagai sumber Ajaran Islam juga disebut sumber pertama atau Asas Pertama Syara’.
Al-Quran merupakan kitab suci terakhir yang turun dari serangkaian kitab suci lainnya yang pernah diturunkan ke dunia
Dalam upaya memahami isi Al Quran dari waktu ke waktu telah berkembang tafsiran tentang isi-isi Al-Qur’an namun tidak ada yang saling bertentangan.
IJTIHAD
Ijtihad adalah sebuah usaha untuk menetapkan hukum Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis. Ijtihad dilakukan setelah Nabi Muhammad telah wafat sehingga tidak bisa langsung menanyakan pada beliau tentang suatu hukum namun hal-hal ibadah tidak bisa diijtihadkan.
Beberapa macam ijtihad antara lain
  • Ijma’, kesepakatan para ulama
  • Qiyas, diumpamakan dengan suatu hal yang mirip dan sudah jelas hukumnya
  • Maslahah Mursalah, untuk kemaslahatan umat
  • ‘Urf, kebiasaan
Fungsi Hukum Islam di Dalam Kehidupan Bermasyarakat.
Berbicara masalah hukum Islam tentu saja akan mencakup semua spek kehidupan di dalam masyarakat. Hukum Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga mengatur hubungan manusia dengan dirinya sendiri, dengan sesama manusia, dan dengan makhluk lainnya.
Peranan utama fungsi hukum Islam dalam kehidupan bermasyarakat adalah :
  1. Fungsi ibadah yaitu fungsi hukum Islam dalam beribadah kepada Allah dan fungsi ini adalah fungsi yang utama.
  2. Fungsi Amar ma`ruf nahi munkar yaitu di dalam hukum Islam terdapat hukum yang mengatur kehidupan manusia.
  3. Fungsi Zawazir yaitu adanya sangsi yang diberikan kepada pelaku apabila melakukan perbuatan pidana misalnya mencuri atau berzina yang telah ditetapkan sangsinya.
  4. Fungsi tanzim wal islah al-Ummah yaitu fungsi untuk mengatur kehidupan di dalam masyarakat misalnya dalam masalah muamalah (Ibrahim Hosen,        1996 : 90)
Kontribusi Hukum Islam dalam Perundang-undangan Indonesia
Indonesia adalah sebuah negara kepulauan yang penduduknya sangat beragam dari segi etnik, budaya dan agama. Mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Hukum agama datang ke Indonesia bersamaan dengan hadirnya agama. Oleh karena itu sebagai mayoritas beragama Islam, maka hukum Islam merupakan salah satu sistem yang berlaku di tengah-tengah masyarakat Indonesia. (A.Qodri Azizy. 2004 : 138)
Ada beberapa peraturan baik berupa undang-undang peraturan pemerintah, keputusan presiden yang didalamnya berisi tentang hukum Islam, diataranya adalah :
  1. Undang-undang Nomor 1 tahun 1974 tentang perkawinan. Banyak pasal dalam undang-udang ini berasal dari hukum Islam.
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 1977 tentang perwakafan dan tanah milik.
  3. Instruksi presiden No 13 tahun 1980 tentang perjanjian bagi hasil.
  4. Undang-undang No 7 tahun 1989 tentang Peradilan Agama merupakan salah satu perundang-undangan pelaksanaan dari undang-undang No 14 tahun 1970 tentang pokok-pokok kekuasaan hakim.
  5. Instruksi Presiden No 1 tahun 1991 tentang Komplikasi Hukum Islam (KHI). KHI berisi tentang himpunan hukum Islam yang berkenaan dengan perkawinan, waris dan wakaf.
  6. Undang-undang No 7 tahun 1992 dan peraturan pemerintah No 70 dan 72 tentang Bag bagi hasil.
  7. Undang-undang No 38 tahun 1999 tentang penyelenggaran ibadah haji.
Advertisements

WANITA-WANITA PENGHUNI NERAKA

Duhai saudari- saudari yang ku cintai,,,
Semoga kita semua selalu dalam lindungan Dzat yang Maha Suci, yang Maha pengasih lagi Maha penyayang…Allah SWT tercinta…
Dan semoga tulisan sederhana ini dapat menjadi renungan kita semua ukhti,,,agar kita tidak termasuk di dalamnya…
1. wanita yang mempertontonkan kecantikannya
Dalam Al-Qur’an Allah SWT berfirman : “ janganlah kamu berhias  dan bertingkah laku seperti orang- orang jahiliah yang dahulu” (al-ahzab :33)
Yang dimaksud mempertontonkan kecantikan kepada orang lain atau tabarruj di sini, bukan hanya sekedar membuka dada atau punggung atau rambut saja. Tetapi, maksudnya adalah ulah wanita yang sekarang cenderung tidak punya rasa malu. Mereka sudah berani membuka auratnya. Allah perpesan kepada Nabi-Nya Muhammad SAW agar menyuruh istri-istrinya, putri-putrinya, dan istri-istri orang mukmin untuk menutup auratnya secara sempurna agar mereka tidak diganggu orang-orang yang hatinya sakit dan para lelaki hidung belang (al-ahzab:59)
Menurut Nabi Muhammad SAW, seluruh tubuh wanita adalah aurat kecuali wajah dan sepasang letapak tangannya.
Wanita yang mempertontonkan kecantikannya laksana buah segar yang tengah dihinggapi lalat. Sedangkan wanita yang punya rasa malu akan dihargai dan dihormati. Tidak ada seorang pun yang berani berbuat jahat kepadanya. “hendaknya mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya” (an-Nurr:31).
Maka dari itu saudariku, mulailah menutup auratmu dan semoga jilbabmu akan melindungimu dan menjauhkanmu dari api neraka…amin.
2. wanita yang muncukur rambutnya
Rambut adalah mahkota kecantikan seorang wanita. Karena itu tidak bisa dibenarkan seorang wanita mencukur rambutnya kecuali karena sakit atau alasan darurat lain. Islam melarang seorang wanita mencukur rambutnya seprti bentuk laki-laki. Suatu hari Nabi Muhammad SAW melihat beberapa helai rambut Aisyah berjatuhan karena rontok. Beliau lalu bersabda, “barang siapa punya rambut hendaklah ia rawat dengan baik”
3. wanita yang meratap
Maksudnya, wanita yang meratapi jenazah dari kaum kerabatnya sendiri atau orang lain yang memang kerjanya disuruh untuk meratapi jenazah. Islam melarang segla bentuk kesedihan berlebihan yang dapat mengeluarkan seorang wanita dari iman. Misalnya menampar pipi sendiri, merobek-robek pakaian, menabur-naburkan pasir atau tanah ke atas kepala, dan mengeluarkan ucapan- ucapan ala setan yang justru menyakitkan hati dan menambah kesedihan.
Meratap adalah perbuatan orang jahiliah. Perbuatan ini bertentang dengan kesabaran yang selalui diperintahkan Allah dan Rasul_Nya kepada kita. “sesungguhnya Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Berikan berita gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah merea berkata,’inna lillahi wa inna ilaihi raji’un’”(al-baqarah:155-156)
4. wanita yang menyambung rambut
Dialah wanita yang menyambung rambut asli dengan rambut palsu, baik rambut manusia maupun hewan. Perbuatan itu termasuk penipuan yang mungkin bisa menyebabkan timbulnya penyakit pada rambut yang asli. Wanita yang melakukannya mirip seekor bunglon betina yang memiliki bermacam warna, sehingga menipu dan mengecoh pandangan kaum lelaki. “barang siapa yang menipu kami, ia tidak termasuk golongan kami” (al-hadist)
5. wanita yang mencabuti rambut alis
Maksudnya supaya kelihatan lentik, tajam, dan mencolok (terlihat cantik). Perbuatan itu merupakan cara setan untuk mengikuti langkahnya yang dapat membangkitkan fitnah. Islam tidak melarang wanita berhias sebab “sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan” (al-hadist).
Islam berpesan kepada muslim supaya mncabut rambut tambahan , baik di kepala, di bawah keiak, sekitar kemaluan termasuk yangtumbuh di lengan atau betis seorang wanita, atau rambut alis yang menyatu. Tetapi, perbuatan menghilangkan atau mengerok alis itu bisa mengundang syahwat dan mendorong ke perbuatan nista. Allah menciptakan seorang manusia dlam bentuk tertentu, siapapun tidak dibenarkan mempermainkan atau mengubahnya seperti mencukur alis, mengkriting rambut atau meluruskan rambut.
“Yang telah menciptakan kamu lalu menyempurnakan kajadianmu dan menjadiknanmu (susunan tubuhmu) seimbang. Dalam bentuk apa saja yang Dia kehendaki, Dia menyusun tubuhmu”
6. wanita yang suka memakai parfum berlebihan
Nabi SAW bersabda “aku menyukai dua hal dari dunia kalian, yakni wanita dan keharuman. Aku jadikan (keharuman itu) primadonaku dalam shalat”
Tidak ada larangan bagi seorang wanita memakai jenis parfum apapun untuk menyenangkan suaminya. Supaya sang suami betah di rumah, simpati, dan semakin mencintainya. Tetapi Islam melarang wanita memakai parfum yang berlebihan sangat mencolok dan  menusuk penciuman sehingga membangkitkan nafsu dan menggoda kaum laki-laki. Rasulullah saw bersbda, “jangan kamu larang wanita Allah memasuki masjid-masjid Allah. Tetapi hendaklah mereka keluar tanpa mengenakan parfum”
7.  wanita yang munafik
“tanda orang munafik itu tiga, yakni ketika berbicara ia dusta, ketika berjanji ia ingkar dan ketika di percaya ia hianat” (al hadist)
Wanita munafik itu bisa dilihat dari sikapnya yang mengabaikan sholat, membuang-buang waktu dan tidak khusyu dalam sholat dn ia mempunyai waktu yang sebebtar saya untuk mengingat Allah SWT.
“sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Apabila berdiri untuk sholat, mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud riya (dengan sholat) di hadapan manusia. Tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali. (al-nisa:142)
8.  wanita yang mencuri
“laki-laki yang mencuri dan wanita yang mencuri, potongalah tangannya sebagai pembalasan bagi apa yang mereka lakukan” (al-maa’idah:38)
Seorang wanita yang mencuri dengan cara mencopet, merampas harta orang lain, atau mencuri harta milik suaminya sendiri, tetap saja ia dianggap pencuri yang harus dijatuhi hukuman potong tangan.
9. wanita yang berpakaian tetapi sebenarnya telanjang
Dialah wanita yang tidak merasa risih dan malu membuka aurat tubuhnya di hadapan laki-laki yang bukan muhrim. Misalnya para penari, PSK, wanita-wanita yang tidak mau mengenal keutaman, dan  wanita yang tidak mau memeluk agama. Bagi mereka ditonton oleh mata jalang kaum laki-laki dan diajak bicara adalah segala-galanya. Yang mereka pikirkan ialah hal-hal glamour yang jauh dari cita rasa yang sehat dan fitrah yang lurus.
Akan muncul dua jenis manusia durhaka yang belum pernah dilihat oleh Rasulullah, “ada dua jenis penghuni neraka yang belum aku lihat. Yakni laki-laki yang memegang cemeti seperti seekor sapi, dau kaum wanita yang berpakaian ttepi sebenarnya telanjang, yang berjalan sambil miring-niring dan melenggak-lenggokkan kepalanya seperti unta. Mereka tidak masuk surga dan tidak mencium baunya.”
Bersambung……