HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DAN PENDAPATAN KELUARGA DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA UMUR 3-5 TAHUN DI PUSKESMAS 4 ULU PALEMBANG TAHUN 2006

KARYA TULIS ILMIAH KEBIDANAN

ABSTRAK
Kata Kunci : Status gizi balita, pengetahuan, pendapatan.
POLTEKKES PALEMBANG JURUSAN KEBIDANAN TAHUN 2006
Pengetahuan ibu tentang gizi dan keterbatasan penghasilan keluarga merupakan factor pendorong terjadinya gangguan gizi. Periode anak sejak mulai disapih sampai umur 5 tahun merupakan masa yang rawan dalam siklus hidupnya dan sangat mudah mengalami gangguan gizi. Menurut hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) kota palembang tahun 2005, dari 14 kecamatan yang dipantau, kecamatan seberang ulu 1 menempati presentasi gizi buruk  ketiga setelah kecamatan gandus dan kertapati dengan total KEP 20,2%. Keluarga merupakan orang yang terdekat dengan anak balita yang dapat memberikan perhatian dan perawatan kepada anak balitanya, sehingga pengetahuan tentang gizi dan penggunaan sumber dana yang baik dapat mempengaruhi status gizi seorang anak. Hal ini dimaksudkan agar dapat menghasilkan calon generasi penerus bangsa yang memiliki status gizi yang baik yang nantinya dapat menjadi sumber daya manusia yang maju, mandiri dan berkualitas.
Rumusan masalah uang didapatkan yaitu apakah ada hubungan antara pengetahuan ibu dan pendapatan keluarga dengan status gizi anak balita umur 3-5 tahun di Puskesmas 4 Ulu Palembang tahun 2006. Tujuan penelitian ini ingin mengetahui apakah pengetahuan ibu dan pendapatan berhubungan dengan status gizi anak balita umur 3-5 tahun di Puskesmas 4 Ulu Palembang tahun 2006. diharapkan dengan diketahuinya hubungan tersebut dapat dijadikan masukan bagi petugas kesehatan untuk menumbuhkan kemauan masyarakat untuk meningkakan pengetahuan mereka tentang gizi dengan mengikuti penyuluhan kesehatan terutama tengtang gizi anak balita.
Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cros sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang mempunyai anak balita umur 3-5 than yang datang dan ditimbang di Puskesmas 4 Ulu Palembang pada saat penelitian dengan besar sample 68 orang yang diambil dengan menggunakan metode non random sampling secara purposive sampling. Variable penelitian meliputi variable independent yaitu pengetahuan ibu dan pendapatan keluarga serta variable dependen yaitu status gizi anak balita umur 3-5 tahun. Data dianalisis dengan analisia univariat yaitu distribusi frekuensi variable independent dan dependen serta analisis bivariat menggunakan uji statistic chi-square dengan tingkat kemaknaan 0,1.
Hasil penelitian menunjukkan dari 68 responden didapatkan ibu yang berpengetahuan baik 30 orang (44,12%), ibu dengan pendapatan keluarga tinggi 31 orang (45,59%) dan ibu yang memiliki anak balita umur 3-5 tahun dengan status gizi yang baik 29 orang (42,65%). Hasil uji statistic menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dan pendapatan keluarga mempunyai hubungan yang bermakna dengan status gizi anak balita umur 3-5 tahun dengan masing-masing nilai X2 hitung 22,9 dan 16,6 yang lebih besar dari X2 tabel 2,706.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ibu yang mempunyai pengetahuan yang baik dan pendapatan yang tinggi akan mempunyai anak dengan status gizi yang baik. Sehingga diharapkan bagi petugas kesehatan tentang gizi anak balita secara berkelanjutan untuk semua pengunjung yang datang ke puskesmas.